Berita Terkini
“Kapal Yang Terbakar Itu Muat Minyak….” | “Kapal Yang Terbakar Itu Muat Minyak….” |
|
|
| Jumat, 26 September 2008 | |
|
Mushiran salah seorang penumpang selamat menuturkan kepada KBO Maluku, di Kantor KPPP, Pelabuhan Yos Soedarso,tadi malam. “Saya berada di depan kapal.Tiba-tiba saya melihat ada asap. Tak lama berselang diikuti api besar. Saya dan penumpang lainnya panik dan langsung melompat ke laut,” tuturnya.
Mushiran salah seorang penumpang selamat menuturkan kepada KBO Maluku, di Kantor KPPP, Pelabuhan Yos Soedarso,tadi malam. “Saya berada di depan kapal.Tiba-tiba saya melihat ada asap. Tak lama berselang diikuti api besar. Saya dan penumpang lainnya panik dan langsung melompat ke laut,” tuturnya. Menurutnya, api merambat begitu cepat di seluruh badan kapal, lantaran adabanyak cirigen yang berisi minyak. “Jadi memang selain penumpang juga ada banyak minyak yang dibawa penumpang maupun ABK (anak buah kapal).Minyak itulah yang membuat api begitu cepat menjalar,” akunya. Dikatakan, api itu awalnya datang dari kamar mesin yang kemudian terkena minyak.”Nah, percikan api kumudian membesar. Penumpang panik lalu loncat ke laut. Korban rata-rata adalah anak-anak dan orang lanjut usia yang tidak tidak lagi punya daya untuk menyelamatkan diri,” tambahnya. Sedangkan, lima ABK dan Nahkoda KM Usaha Baru La Ona, yang selamat dari amukan “si jago merah” diatas kapal itu, langsung di tahan di Polsek KPPP Pelabuhan Yos Soedarso Ambon. KM Usaha Baru sendiri, adalah kapal yang baru beroperasi dari Ambon dan hendak ke Pulau Kelang, Buano dan Tiang Bendera. Kabarnya, kapal itu tidak memiliki ijin berlayar dari Sahbandar Ambon. Menyangkut dengan jumlah penumpang hingga berita ini diturunkan masih simpang siur. Namun, penyebab kecelakaan tak hanya menyangkut minyak. Namun, ada dugaan menyabutkan bahwa kapal itu kelebihan penumpang. Pihak KPPP Ambon yang kini menahan Nahkoda kapal dan ABK masih belum bisa memberikan keterangan. Paalnya, mereka masih disibukkan dengan proses evakuasi korban. EVAKUASI Sementara itu, para korban selamat tadi malam sudah berhasil dievakusi dari Desa Alang ke Kantor Polsek KPPP Pelabuhan Yos Soedarso. Proses evakuasi juga dihendel langsung Pemkab Seram Bagian Barat (SBB) dan Pemda Maluku. “Seluruh penumpang selamat sudah kami evakuasi dari Desa Alang ke Ambon. Mereka malam ni akan kita inapkan di Wisma Melati. Nanti besok pagi Pukul 09.00. WIT, akan kita evakuasi lagi ke Pulau Kelang menggunakan Kapal SAR,” ungkap perwakilam Pemkab SBB,kepada KBO Maluku, tadi malam. Dua bus besar milik Pemrov Maluku juga tampak berada di halaman Kantor Mapolsek KPPP Pelabuhan Yos Soedarso. “Dari Kantor KPPP nanti korban akan kita inapkan di Wisma Gem. Selanjutnya keesokan hari kita evakuasi mereka ke Pulau Kelang,” tambah perwakilan itu. SATU HILANG Korban penumpang kapal terbakar bertambah. Semula tercatat delapan orang kini bertambah satu lagi. Menurut Mushirin, ada seorang penumpang hilang. Sedang satunya lagi sulit untuk diidentifikasi. “Keseluruhan korban tewas dalam musibah itu ada sembilan orang. Dari sembilan orang itu,satu tidak tidak bisa diidentifikasi dan satunya lagi hilang,” ungkap dia. Ia mengaku, jumlah penumpang keseluruhannya termasuk ABK sebanyak 77 orang. Mereka adalah warga Tiang Bendera,di Pulau Kelang, yang hendak mudik lebaran dan juga ada warga dating untuk membeli persiapan untuk lebaran. (ongkie)
|
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
| Penegakan Hukum Ala Polres Ambon Di tengah Markas Besar (Mabes) Polri, berkampanye menyangkut pentingnya pelayanan masyarakat yang harus dilakukan “korps baju coklat” ini, berikut pemberantasan premanisme yang meresahkan warga dipelbagai... selengkapnya... |
| Pria Amerika hamil lagi selengkapnya... |
