Kantor Berita Online Maluku

Rabu, 03 Desember 2008
Home arrow Berita Terkini arrow “Kapal Yang Terbakar Itu Muat Minyak….”
“Kapal Yang Terbakar Itu Muat Minyak….” Cetak E-mail
Jumat, 26 September 2008

Mushiran salah seorang penumpang selamat menuturkan kepada KBO Maluku, di Kantor KPPP, Pelabuhan Yos Soedarso,tadi malam. “Saya berada di depan kapal.Tiba-tiba saya melihat ada asap. Tak lama berselang diikuti api besar. Saya dan penumpang lainnya panik dan langsung melompat ke laut,” tuturnya.

 

Mushiran salah seorang penumpang selamat menuturkan kepada KBO Maluku, di Kantor KPPP, Pelabuhan Yos Soedarso,tadi malam. “Saya berada di depan kapal.Tiba-tiba saya melihat ada asap. Tak lama berselang diikuti api besar. Saya dan penumpang lainnya panik dan langsung melompat ke laut,” tuturnya.

Menurutnya, api merambat begitu cepat di seluruh badan kapal, lantaran adabanyak cirigen yang berisi minyak. “Jadi memang selain penumpang juga  ada banyak minyak yang  dibawa penumpang maupun ABK (anak buah kapal).Minyak itulah yang membuat api begitu cepat  menjalar,” akunya.

Dikatakan, api itu awalnya datang dari kamar mesin yang kemudian terkena minyak.”Nah, percikan api kumudian membesar. Penumpang panik lalu loncat ke laut. Korban rata-rata adalah anak-anak  dan orang lanjut usia yang tidak tidak lagi punya daya untuk menyelamatkan diri,” tambahnya. 

Sedangkan, lima  ABK  dan Nahkoda KM Usaha Baru  La Ona, yang selamat dari amukan “si jago merah” diatas kapal itu, langsung di tahan di Polsek KPPP Pelabuhan Yos Soedarso Ambon.

KM Usaha Baru sendiri, adalah kapal yang baru beroperasi dari Ambon dan hendak ke Pulau Kelang, Buano dan Tiang Bendera. Kabarnya, kapal itu tidak memiliki ijin berlayar dari Sahbandar Ambon.

Menyangkut dengan jumlah penumpang hingga berita ini diturunkan masih simpang siur. Namun, penyebab kecelakaan tak hanya menyangkut minyak. Namun, ada dugaan menyabutkan bahwa kapal itu kelebihan penumpang.

Pihak KPPP Ambon yang kini menahan Nahkoda kapal dan  ABK masih belum bisa memberikan keterangan. Paalnya, mereka masih disibukkan dengan proses evakuasi korban.

EVAKUASI

Sementara itu, para korban selamat tadi malam sudah berhasil dievakusi dari Desa Alang ke Kantor Polsek KPPP Pelabuhan Yos Soedarso. Proses evakuasi juga dihendel langsung Pemkab Seram Bagian Barat (SBB) dan Pemda Maluku.

“Seluruh  penumpang selamat sudah kami evakuasi dari Desa Alang ke Ambon. Mereka malam ni akan kita inapkan di Wisma Melati. Nanti besok pagi Pukul 09.00. WIT, akan kita evakuasi lagi ke Pulau Kelang menggunakan Kapal SAR,” ungkap perwakilam Pemkab SBB,kepada KBO Maluku, tadi malam.

Dua bus besar milik Pemrov Maluku juga tampak  berada di halaman Kantor Mapolsek KPPP Pelabuhan Yos Soedarso. “Dari Kantor KPPP nanti korban akan kita inapkan  di Wisma Gem. Selanjutnya keesokan hari kita evakuasi mereka ke Pulau Kelang,” tambah perwakilan itu.

SATU HILANG

Korban penumpang  kapal terbakar bertambah. Semula tercatat delapan  orang kini bertambah satu lagi. Menurut Mushirin, ada seorang penumpang hilang. Sedang satunya lagi sulit untuk diidentifikasi.

“Keseluruhan korban tewas dalam musibah itu ada sembilan orang. Dari sembilan orang itu,satu tidak  tidak bisa diidentifikasi dan satunya lagi hilang,” ungkap dia.

Ia mengaku, jumlah penumpang keseluruhannya termasuk ABK sebanyak 77 orang. Mereka adalah warga Tiang Bendera,di Pulau Kelang, yang hendak mudik lebaran dan juga ada warga dating untuk membeli persiapan untuk lebaran. (ongkie)

 

 

 

 

 

 
< Sebelumnya   Berikutnya >