Kantor Berita Online Maluku

Rabu, 03 Desember 2008
Home arrow Laporan Khusus arrow Kedutaan India Dibom, PuluhanTewas
Kedutaan India Dibom, PuluhanTewas Cetak E-mail
Senin, 07 Juli 2008
ImageSeorang pembom bunuh diri menabrakkan mobil sarat bahan peledak ke kedutaan besar India di ibukota Afghanistan, Kabul. Sedikitnya 41 orang tewas dalam insiden ini, kata para pejabat.
Lima personel kedutaan tewas, termasuk atase pertahanan India, seorang diplomat senior, dan dua satpan, dan seorang warga Afghanistan.

Lima warga Afghanistan tewas di kompleks Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) yang berlokasi di dekatnya.

Kepala Operasional Perwakilan Republik Indoensia di Kabul, Ahimsa Sukartono, yang terluka ringan dalam pemboman, mengatakan, jalan menuju kedutaan sebenarnya sudah dijaga sangat ketat.


Tidak seorang pun mengaku bertanggungjawab atas serangan, yang merupakan paling mematikan di Kabul sejak digulingkannya Taleban pada 2001.

Jurubicara kementrian kesehatan mengatakan, 141 orang terluka, termasuk warga sipil dan anggota aparat keamanan.


Presiden Hamid Karzai mengatakan, penyerang ingin merongrong hubungan baik antara Afghanistan dan India.

Taleban telah berikrar untuk mempergencar serangan terhadap ibukota Afghanistan.

Tindak kekerasan meningkat tajam utamanya di bagian selatan dan timur di negara tersebut.

Kaca berjatuhan

Serangan terjadi saat banyak orang sedang antre untuk mengurus visa di kedutaan India.

Asap terlihat mengepul dari lokasi ledakan sementara polisi menutup kawasa di sekitarnya.


"Saya tidak merasakan apa-apa," kata Abdul Raziq, yang tengah mengedarkan koran saat ledakan terjadi kepada BBC.

"Saya menyaksikan kaca berjatuhan dari bangunan-bangunan, sebelum tempat ini dipadati ambulan, polisi dan anggota Pasukan Bantuan Keamanan (Isaf)", kata Raziq .

Sedangkan, saksi lain Ali Hassan Fahimi mengatakan, serpihan-serpihan jatuh ke dalam kantornya, yang berada dekat dengan lokasi ledakan.

"Ledakan begitu kuat...dan staff kami terguncang," kata Ali.

India memiliki hubungan dekat dengan Afghanistan. Delhi ikut mendanai sejumlah proyek infrastruktur besar, kata para wartawan.

Dan, pemerintah India mengatakan: "Tindak teror seperti ini tidak akan membuat kami gentar untuk memenuhi komitmen kami kepada pemerintah dan bangsa Afghanistan."

Kementerian dalam negeri Afghanistan mengatakan keyakinannya bahwa serangan itu dilancarkan "melalui koordinasi dan konsultasi dengan dinas intelijen yang aktif di kawasan".

Lembaga pemerintah Afghanistan tersebut tidak menjelaskan dinas yang dimaksud. Namun, di masa lalu, Afghanistan menuduh agen-agen Pakistan berada di balik beberapa serangan di wilayahnya.

Dalam pernyataannya, menteri luar negeri Pakistan mengatakan, negaranya "mengutuk terorisme dalam segala bentuk dan perwujudannya".(bbc)




 
< Sebelumnya   Berikutnya >