Kantor Berita Online Maluku

Kamis, 08 Januari 2009
Home arrow Lintas Pulau arrow PBB Desak Tinjau Bantuan
PBB Desak Tinjau Bantuan Cetak E-mail
Minggu, 06 Juli 2008
ImageUtusan PBB untuk Afghanistan akan merancang rencana baru anggaran belanja bantuan asing, ditengah kekhawatiran dana jutaan dolar terbuang-buang. Utusan itu, kai Eide, mengatakan kepada BBC terlalu banyak dana bantuan yang dibelanjakan untuk gaji dan barang-barang di negara-negara donor.

"Saya rasa... kita terlalu banyak mengeluarkan uang di negara asal kita dan bukannya membelanjakannya langsung di Afghanistan." katanya.

Eide sedang mengupayakan agar lebih banyak uang bantuan di belanjakan di Afghanistan lewat pemerintah negara itu dengan imbalan, pemerintah Afghanistan harus lebih serius memberantas korupsi.

Bulan lalu 80 negara menjanjikan bantuan tambahan sebesar $22 miliar bagi Afghanistan.

Sekarang negara-negara donor dan pemerintah Afghanistan didesak agar segera mewujudkan janji mereka, yaitu membangun gedung-gedung sekolah, klinik, membuka sektor pertanian dan menyediakan aliran listrik kepada orang-orang yang membutuhkannya.

'Institusi yang lemah'

Jutaan dolar dana pembangunan sudah diketahui banyak terbuang dalam tujuh tahun sejak Taliban dibulingkan, demikian dilaporkan wartawan BBC Alistair Leithead dari Kabul.

Banyak negara membelanjakan bagian besar bantuan mereka lewat pemerintah Afghanistan atau dalam bentuk dana perwalian atau trust fund untuk mendanai Program-Program Solidaritas Nasional di lebih dari 22.000 distrik di Afghanistan.

Eide beranggapan, dana dalam jumlah lebih besar seharusnya dibelanjakan dengan cara itu.

Di Kabul hari Minggu, dia akan memapakan rencana kepada peemrintah dan negara-negara donor agar semua pihak lebih terkoordinasi dan agar membangun dengan lebih efektif dan efisien.

"Kita juga harus melihat bagaimana kita dapat membelanjakan uang kita dengan cara yang bisa mendorong kapasitas Afghanistan," katanya.

"Kita telah menyaksikan bagaimana berbagai institusi sangat lemah, jadi kita harus memastikan kita melakukannya dengan benar."

Korupsi merupakan isu besar dan kata audit dan akuntabilitas akan banyak terdengar di ruang pertemuan dewan negara-negara donor di konferensi Paris, kata wartawan kami.

Kepala perwakilan PBB di Afghanistan itu sedang mencoba mengambil alih pengawasan upaya bantuan yang menurut anggapan banyak orang tidak tepat sasaran.

Dia menambahkan, mengawasi dan memberantas Taliban sangat penting bagi masa depan Afghanistan.(BBC)

 
< Sebelumnya