Kantor Berita Online Maluku

Kamis, 08 Januari 2009
Home arrow Pilwalkot Tual arrow Assagaff, Kuning atau Merah
Assagaff, Kuning atau Merah Cetak E-mail
Jumat, 07 Maret 2008
Assagaff optimis terus bersama PDIP, walau sejumlah desakan dari kader Partai Golkar Provinsi Maluku untuk memaksakan ia mundur dari Ketua MKGR.

AMBON – Pada saat polemik tentang status kepemimpinan Ir. Said Assagaff  di organisasi yang mendirikan Partai Golkar, MKGR sedang berlangsung, sambutan hangat peserta Rakorda DPD PDI-P Maluku menjadi teka-teki, apakah Sekretaris Daerah Provinsi Maluku itu setia kepada Golkar, atau menerima tawaran mensisipkan kartu anggota PDIP didompetnya.

Kehadiran Calon Wakil Gubernur yang diusung DPD PDI-P Maluku  itu menghentakkan suasana Rakorda di Wisma Samadi Gonzalo Velosso, Ambon. Dalam kegiatan tersebut Sekretaris DPD PDIP Provinsi Maluku Lucky Wattimury dengan tegas menyatakan, jika ada kader partai yang bertindak diluar rekomendasi mengusung Assagaff, yang bersangkutan akan mendapat sanksi organisasi.

“Kami sadar, untuk memenangkan pilkada, butuh kerjasama dengan partai-partai lain, para simpatisan partai, para tokoh agama, tokoh perempuan, kaum muda, OKP, Ormas, seluruh komponen masyarakat, dan lain sebagainya. Kami juga mengharapkan doa restu dari seluruh warga masyarakat Maluku,” harap Wattimury.

Yang pasti Alumni reguler Lemhanas itu sampai saat ini masih memimpin MKGR sebagai salah satu kino Partai Golkar, sehingga menjadikannya berada dibayang – bayang partai berwarna kuning. Di saat yang sama sambutan atas Assagaff di PDIP dan tuntutan agar Assagaff menjadi anggota PDIP membuatnya optimis melenggang sebagai orang nomor dua di Maluku. Tetapi bila kuning dicampur merah, bagaimana dan apa warna yang dihasilkan? Hanya waktu dan Ir. Said Assagaff yang tahu.

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
koran digital.gif





Kata Sandi hilang?