Laporan Khusus
Pemanasan Global Ancam Perkampungan Pesisir | Pemanasan Global Ancam Perkampungan Pesisir |
|
|
| Sabtu, 31 Mei 2008 | |
Pemerintah DKI Jakarta melakukan berbagai persiapan, termasuk evakuasi, untuk menghadapi perkiraan gelombang pasang di wilayah pesisir.
Walikota Jakarta Utara Efendi Anas mengatakan persiapan evakuasi ini merupakan semacam peringatan dini kepada masyarakat pesisir Jakarta bahwa akan terjadi gelombang besar. Daerah pesisir Jakarta selama ini sudah beberapa kali dilanda gelombang dan pemda DKI mendirikan atau memperbaiki tanggul yang sering jebol. Sebelumnya Bank Dunia memperkirakan gelombang pasang yang terjadi dalam siklus 18 tahun ini akan dapat menggenang sekitar satu setengah kilometer ke daratan. Masalah ini diperparah dengan pemanasan global dan fakta bahwa permukaan Jakarta turun sekitar 6 centimeter dalam satu tahun. Pakar perubahan iklim mengatakan pemanasan global akan mengancam daerah pesisir di seluruh dunia, karena naiknya permukaan air laut. Naiknya permukaan air laut serta ancaman gelombang ini, menurut para pakar akan mengancam penduduk pesisir. Untuk DKI Jakarta sendiri, Walikota Jakarta Utara, Efendi Anas mengatakan dalam lima tahun ini memiliki rencana relokasi penduduk di kawasan pemukiman nelayan dan buruh pelabuhan. Para pakar perubahan iklim mengatakan masih ada yang dapat dilakukan untuk menahan laju pemanasan global ini. Tindakan penghematan energi, termasuk penggunaan listri, merupakan salah satu langkah nyata yang dapat dilakukan sehari-hari, menurut pakar lingkungan. (bbc) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
| Penegakan Hukum Ala Polres Ambon Di tengah Markas Besar (Mabes) Polri, berkampanye menyangkut pentingnya pelayanan masyarakat yang harus dilakukan “korps baju coklat” ini, berikut pemberantasan premanisme yang meresahkan warga dipelbagai... selengkapnya... |
| Pria Amerika hamil lagi selengkapnya... |
