Kantor Berita Online Maluku

Selasa, 07 Oktober 2008
Home arrow Laporan Khusus arrow Produksi Minyak Mentah Di Maluku Tahun 2008 Diperkirakan Menembus Dua Juta Barel
Produksi Minyak Mentah Di Maluku Tahun 2008 Diperkirakan Menembus Dua Juta Barel Cetak E-mail
Sabtu, 17 Mei 2008
Image

JAKARTA – Produksi minyak mentah di Maluku berdasarkan hitungan sementara yang dipublikasikan oleh Komite Anti Manipulasi Pajak dan Aset Rakyat Indonesia (KAMPARI) akan mencapai lebih dari dua juta barel.

Jika pada tahun 2006 – 2007 produksi minyak mentah khusus di Blok Seram dan Blok Non-Seram mencapai 1.423.568,00 barel (2006) dan 1.729.580,00 barel (2007), maka pada akhir tahun 2008 diperkiran meningkat sekitar 30%.

Peningkatan produksi minyak mentah tersebut, menurut LSM KAMPARI, secara langsung akan memberikan nilai tambah bagi pemasukan keuangan daerah.

“Peningkatan produksi minyak di Maluku pada tahun 2008 secara otomatis berdampak pada penerimaan keuangan daerah,” ungkap Dedy, Ketua Devisi Investigasi KAMPARI kepada KBO Maluku.

Namun ia menjelaskan, masyarakat dan khususnya pihak Pemda harus lebih proaktif melakukan upaya pengawasan produksi. Mengingat, sampai sejauh ini, data produksi minyak mentah di Maluku kurang transparan.

“Belum lama ini BP Migas mengklaim bahwa produksi minyak mentah di Maluku telah mengalami penurunan secara drastis. Padahal berdasarkan hasil penelusuran kami, terungkap bahwa pernyataan yang dikeluarkan oleh BP Migas sangat tidak beralasan dan perlu di uji melalui audit secara komprehensif dari lembaga berwenang,” jelas Dedy.

Berdasarkan pemantauan KBO Maluku, terhitung sejak bulan Januari sampai dengan Februari 2008, total produksi minyak mentah di Maluku menembus 235.012,00 barel. Jumlah produksi tersebut, jika dihitung berdasarkan standart harga minyak mentah internasional per barel 100  US Dollar, maka diperkiran mencapai sekitar 200 miliar lebih. (ical/obi).

 
< Sebelumnya   Berikutnya >